Pertemuan diawali dengan cerita pengalaman anak. Satu orang anak maju ke depan, bercerita tentang kegiatannya selama satu minggu. Apa yang di dapat di sekolah, film apa yang ditonton, main apa saja bersama teman-teman. Setelah bercerita, Kak fifi mengajak anak-anak nonton bareng, film pendek “Komal-A film on Child Sexual Abuse (CSA)” dan film tentang “Kisah si Aksa dan Geni”. seperti pertemuan-pertemuan di kelas yang lain, anak-anak tentu menonton dengan sangat fokus. Memperhatikan setiap kalimat dengan seksama.

Seusai menonton, kak Fifi meminta 5 orang anak perempuan dan 5 orang anak laki-laki maju ke depan kelas untuk menceritakan kembali cerita dari film tersebut secara bergantian. Anak-anak juga antusias menyebutkan bahwa

“Apabila ada orang lain yang tidak dikenal mau memberi permen dan bola, jangan diterima”

Apabila ada orang lain yang tidak dikenal ingin mencium, lari!

Bila ada yang mengganggu, segera lapor ke Guru, Orantua.

Berani teriak bilang “Tidak”

 Selain itu, anak-anak juga menjelaskan kembali, bahwa ada empat bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain yaitu mulut, dada/payudara, pantat, vagina dan penis”.

Setiap anak yang telah berani bercerita, mendapatkan dua buah spidol warna-warni dari kak Fifi.

Setelah selesai berdiskusi, anak-anak menyanyikan kembali lagu “sentuhan boleh dan tidak boleh” dilanjutkan dengan permainan konsentrasi kata dan gerak untuk menutup kegiatan.

 

Sampai ketemu minggu berikutnya ya 🙂